Trik Split Bill Adil Saat Makan Bareng Teman Pakai Aplikasi

•

Makan bareng teman atau keluarga sering jadi momen seru, tapi urusan bayar bill bisa bikin pusing jika tidak adil. Di era digital 2025, aplikasi split bill jadi solusi praktis untuk membagi tagihan secara transparan, baik rata atau sesuai pesanan masing-masing. Metode ini menghindari konflik dan memastikan semua puas dengan pembagian yang tepat.​

Mengapa Split Bill Pakai App Lebih Baik?

Aplikasi split bill menggunakan teknologi scan struk AI untuk mendeteksi item pesanan secara otomatis, sehingga pembagian lebih akurat daripada hitung manual. Fitur ini populer di Indonesia karena integrasi dengan dompet digital seperti QRIS, memungkinkan transfer instan tanpa biaya tambahan. Selain itu, riwayat transaksi tersimpan aman, berguna untuk patungan berkelanjutan seperti trip atau kosan.​

Cekcok split bill bisa makin panas, apabila pembagian patungannya dirasa tidak adil atau berat sebelah. Jika hitung-hitungan ini menjadi isu, sebaiknya pembagian tagihan dilakukan melalui bantuan pihak ketiga atau aplikasi khusus split bill.

Ada banyak aplikasi split bill yang tersedia di internet maupun toko aplikasi Google Play Store dan Apple App Store.

Line

Aplikasi pesan LINE menyediakan fitur Split Bill yang memungkinkan pengguna memindai struk pembayaran dan membagi tagihan secara otomatis, termasuk perhitungan pajak restoran dan biaya layanan.

Fitur Split Bill memanfaatkan teknologi Optical Character Recognition (OCR), yaitu teknologi yang mampu membaca teks pada foto atau gambar. Dengan OCR, sistem dapat mengenali item pada struk—mulai dari nama menu, harga, hingga total pembayaran—lalu mengolahnya menjadi rincian pembayaran tiap orang.

Tak hanya membagi tagihan secara rata, fitur ini juga mendukung pembagian yang lebih adil sesuai pesanan masing-masing. Pengguna dapat menentukan siapa yang memesan menu tertentu, sehingga nominal yang harus dibayar tiap orang dapat dihitung secara lebih proporsional. Pajak dan service charge pun turut diperhitungkan dalam total akhir.

Fitur Split Bill dapat diakses langsung di aplikasi LINE melalui laman Beranda (Home). Pengguna cukup menekan ikon Split Bill, kemudian mengikuti petunjuk yang tersedia—mulai dari mengunggah foto struk hingga meninjau hasil perhitungan yang ditampilkan sistem.

Kehadiran fitur ini dinilai relevan dengan kebiasaan masyarakat yang sering melakukan aktivitas makan bersama, baik untuk keperluan kerja, pertemanan, maupun keluarga. Selain menghemat waktu, pemindaian otomatis juga membantu mengurangi potensi kesalahan perhitungan yang kerap terjadi saat pembagian dilakukan secara manual.

Dengan fitur Split Bill, LINE menambah fungsi aplikasinya tidak hanya sebagai platform komunikasi, tetapi juga sebagai alat bantu aktivitas sehari-hari yang praktis dan berbasis teknologi.

Splitwise

Selain fitur Split Bill di LINE, pengguna juga dapat mencoba Splitwise, layanan yang dirancang khusus untuk membantu mengelola pengeluaran bersama secara rapi dan transparan.

Splitwise memungkinkan pengguna mencatat dan mengatur berbagai jenis pengeluaran yang dibayar bergantian dalam satu grup, misalnya biaya makan, belanja kebutuhan bersama, hingga pengeluaran saat liburan. Melalui pencatatan tersebut, setiap anggota dapat melihat pembagian biaya secara jelas—termasuk informasi siapa yang sudah membayar dan siapa yang masih memiliki kewajiban.

Keunggulan Splitwise terletak pada sistem perhitungan otomatis yang dibuat netral. Pengguna tidak perlu lagi menghitung manual menggunakan kalkulator karena aplikasi akan membagi total tagihan sesuai input yang dimasukkan, lalu menampilkan rincian jumlah yang harus dibayar masing-masing orang.

Dengan fitur pencatatan yang terstruktur, Splitwise dinilai membantu mengurangi risiko lupa, salah hitung, atau canggung saat menagih pembayaran. Bagi pengguna yang sering melakukan aktivitas bersama—seperti makan bareng, kos bareng, atau perjalanan kelompok—aplikasi ini dapat menjadi solusi praktis untuk menjaga pembagian biaya tetap adil dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Jenius

Bank digital milik Bank BTPN, Jenius, menyediakan fitur Split Bill yang memudahkan pengguna membagi tagihan dengan pasangan, teman, maupun keluarga secara cepat dan praktis melalui aplikasi.

Fitur Split Bill di Jenius memungkinkan pengguna menghitung dan membagi tagihan secara adil secara otomatis, tanpa perlu perhitungan manual. Selain itu, layanan ini dilengkapi dengan sistem pelacakan status penagihan, sehingga pengguna dapat mengetahui apakah tagihan masih dalam status pending, ditolak, atau sudah dibayarkan.

Untuk menggunakan fitur ini, pengguna Jenius cukup membuka menu Split Bill di aplikasi, memilih $Cashtag dari daftar kontak, lalu memasukkan jumlah tagihan yang ingin dibagikan. Setelah itu, sistem akan mengirimkan notifikasi berisi rincian tagihan kepada masing-masing pihak.

Menariknya, notifikasi tersebut tidak hanya dapat diterima oleh sesama pengguna Jenius, tetapi juga oleh non-pengguna Jenius. Dengan demikian, proses penagihan dapat dilakukan secara lebih fleksibel dan tetap transparan meskipun melibatkan pihak di luar ekosistem aplikasi.

Kehadiran fitur Split Bill ini melengkapi layanan perbankan digital Jenius yang berfokus pada kemudahan pengelolaan keuangan sehari-hari. Fitur ini dinilai relevan bagi pengguna dengan aktivitas sosial tinggi, seperti makan bersama, berbagi biaya liburan, atau pengeluaran kelompok lainnya, agar pembagian tagihan dapat dilakukan secara rapi dan minim kesalahpahaman.

Settle Up

Selain aplikasi berbasis mobile, layanan split bill juga tersedia dalam bentuk situs web yang praktis digunakan. Salah satunya adalah Settle Up, yang dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang ingin membagi tagihan tanpa harus mengunduh aplikasi tambahan di ponsel.

Settle Up memungkinkan pengguna melakukan pembagian tagihan makanan dan minuman restoran secara adil dalam sebuah grup patungan. Setiap anggota grup dapat melihat rincian pengeluaran dan memantau status pembayaran masing-masing pihak secara transparan.

Keunggulan Settle Up terletak pada fleksibilitas aksesnya. Karena tersedia dalam versi web, layanan ini dapat digunakan langsung melalui peramban, sehingga cocok bagi pengguna yang membutuhkan solusi cepat atau memiliki keterbatasan ruang penyimpanan perangkat.

Dengan fitur pemantauan pembayaran yang jelas, Settle Up membantu mengurangi risiko salah hitung dan kesalahpahaman antaranggota grup. Layanan ini dinilai relevan bagi aktivitas bersama seperti makan bareng, acara komunitas kecil, atau pengeluaran kolektif lainnya yang membutuhkan pencatatan pembagian biaya secara rapi dan netral.

Dana

Dompet digital DANA menyediakan fitur Split Bill atau Bayar Patungan yang memudahkan pengguna membagi tagihan bon restoran ke beberapa orang secara praktis. Melalui fitur ini, tagihan dapat dibagi rata, sekaligus memantau progres pembayaran setiap partisipan dalam satu patungan.

Fitur Bayar Patungan di DANA memungkinkan pengguna membuat “tagihan bersama” dengan nominal tertentu, kemudian membagikannya kepada teman-teman yang ikut patungan. Setelah patungan dibuat, pengguna dapat melihat status pembayaran masing-masing orang, sehingga proses penagihan menjadi lebih transparan dan terkontrol.

Untuk menggunakan fitur ini, pengguna dapat membuka aplikasi DANA lalu menekan menu Minta di laman beranda, kemudian memilih opsi Patungan. Setelah itu, masukkan nominal yang ingin dibagikan dan atur jumlah patungan sesuai kebutuhan.

Selanjutnya, pengguna dapat menekan Tambah Partisipan untuk memilih teman yang akan ikut patungan. Setelah daftar partisipan ditentukan, tap Selesai untuk mulai mengirim permintaan pembayaran ke tiap orang.

Menariknya, tagihan patungan dari DANA bisa dibagikan secara fleksibel. Permintaan pembayaran dapat dikirim melalui aplikasi chat maupun pesan di media sosial, sehingga memudahkan pengguna untuk menagih teman yang tidak sedang berada dalam satu grup atau platform komunikasi yang sama.

Kehadiran fitur Split Bill/Bayar Patungan ini menjadikan DANA tidak hanya sebagai alat transaksi, tetapi juga membantu aktivitas sosial sehari-hari—terutama saat makan bersama, arisan kecil, atau kegiatan kelompok lain yang membutuhkan pembagian biaya secara cepat dan rapi.